Saturday, August 27, 2011

Benci "Rindu"



By: mr Svara & Dhona Bote



Aku tak tahu kalau rindu sehalus kapas
Benangnya putih, hampir tak terlihat
Begitu halus, begitu lembut
Sisi hatiku karena derita, sungguh tak menyadarinya

Dia sesejuk air
Menyejukkan tubuhku yang kering di peras teriknya siang
Menyegarkan kaki yang lelah melangkah
Mengalir di kerongkongan yang tandus

Hanya hati yang mampu melihatnya
Mata telah buta
Sepasang pedang menancap sewaktu aku menikmati hadirnya

Benalu rindu ini pedih, mengikis kulit
Melapukkan tulang-tulang
Membungkukkan tubuh yang dulu tegap
Mengeringkan ranting-ranting yang dulu rimbun

Aku benci situasi ini
Ingin kuakhiri
Tapi... Aku terlalu menikmati api cintanya
Membiarkan hati dibakar panas asmara

Rindu...
Pergilah, jangan lagi berada di baju hatiku
Nodamu akan kucuci
Sehingga hatiku segar kembali




No comments:

Post a Comment